Disampaikan oleh Prof Ronny Rahman Noor 

dalam kegiatan Islamic Science Forum

Ilmu pengetahuan dianalogikan seperti “Sarang Burung Manyar” dimana celahnya sempit dalamya luas. Ilmu pengetahuan, terlihat sempit tapi setelah digali maka akan terasa luasnya. Dalam Al Qur’an Surat Ar Rahman Allah mengingatkan kita:

“Maka nikmat Tuhan mana lagi yang akan kalian dustakan”

Genetika Tumbuh Kembang (Developmental Genetics) 

”…dan banyak berbakti kepada kedua orang tuanya, dan bukanlah ia orang yang sombong lagi durhaka.” (Maryam[19]:14).

Walaupun orang tua kita papa, miskin dan tidak berdaya, keduanya telah memberikan sesuatu yang berharga berupa gen-gen yang merupakan blue print  manusia.

P = G + E + GxE
“…serta berpalinglah daripada orang-orang yang bodoh.”  (Al-A’raaf[07]:199). 

Ingat bahwa Allah SWT menciptakan segala sesuatu dengan maksud tertentu dan tidak pernah Allah SWT menciptakan segala sesuatu secara sia sia.  Disinilah letaknya kebesaran Allah SWT sebab masih dimungkinkan untuk merubahnya melalui faktor GxE, dimana penggabungan faktor G dan E masih dapat berubah apabila individu tersebut hidup dan dididik pada lingkungan yang sama sekali berbeda dengan masa lalunya.

Kesempurnaan itu susah untuk didustakan, Ras manusia (keriting, lurus, hitam, putih, cakep, jelek dll). Kromosom manusia, bila kromosom itu berkurang saja maka akan nada kekurangan atau cacat. Dalam Genom Project, surprising, gen yang mengekspresikan bakat bertindak criminal itu ada dalam manusia. Bakat Gay dan Homoseksual juga ada gennya.  Ada juga gen yang memilki ketahanan terhadap konsumsi alkohol (tidak mudah mabuk).  Suasana/Lingkungan Maka ajaran Islam dapat menekan kecenderungan perilaku buruk manusia dengan ajarannya yang menekankan pada akhlakul karimah.

Teori Mendel vs DNA mitokondria
Dalam Al Qur’an pada Surat Al Baqarah/2: 187 disebutkan :

“…isteri-isteri kamu; mereka adalah  pakaian bagimu, dan kamupun adalah pakaian bagi mereka..”

Wanita itu adalah pakaian pria (pakaiaa maknanya bisa kromosom) yaitu mitokondria pada sel telur. DNA kaum ibu diberi rahmat mewarnai anaknya lebih dominan dari kaum bapak.
Ibu mnegandung 9 bulan 10 hari. Bila ibu yang mengandung anaknya dan menjaga akhlaknya (tidak bertengkar dengan suaminya, menjaga konsumsi yang halal) insya Allah anak yang dilahirkannya akan terlahir sempurna. Ini bukti bahwa pendidikan sudah harus dimulai sejak dalam kandungan.

Teori Evolusi Darwin
Malaikat mengatakan: “mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?”
(Al-Baqarah[02]:30).

Dalam Al Qur’an Sural Al Hujurat/49:13, Allah menciptakan kita untuk saling mengenal. Populasi dari Nabi Adam, terdapat jenis atau individu yang keluar atau tersisih dari lingkungannya (ekstrim, beberapa kejadian akan membuatnya kolaps). Keragaman  genetik penting untuk daya tahan hidup spesies. secara periodik spesies dimusnahkan seperti halnya kepunahan Dinosaurus,

Teori Darwin, secara genetika molekuler menjelaskan adanya Teori Evolusi. Hal ini tidak logis, karena pada dasarnya manusia adalah spesies tersendiri (manusia makhluk yg paling sempurna) dan menjadi Khalifah fil Ardh.

Teori Seleksi
Dalam teori seleksi melambatnya tingkat kemajuan seleksi ini dikenal dengan istilah plateu, dimana proses seleksi yang dilakukan pada suatu populasi tidak lagi memberikan respon akibat populasi tersebut sudah seragam

 Apakah mereka tidak memperhatikan berapa banyaknya generasi-generasi yang telah Kami binasakan sebelum mereka, padahal (generasi itu), telah Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi, yaitu keteguhan yang belum pernah Kami berikan kepadamu, dan Kami curahkan hujan yang lebat atas mereka dan Kami jadikan sungai-sungai mengalir di bawah mereka, kemudian Kami binasakan mereka karena dosa mereka sendiri, dan kami ciptakan sesudah mereka generasi yang lain. (Al-An’aam[06]:06).

Beragamnya ras manusia, semakin seragam maka akan rentan terhadap lingkungan. Dibutuhkan keragaman untuk meningkatkan daya tahan hidup. Pemusnahan beberapa bangsa (kaum Nabi Nuh, Luth, dll) karena tidak bisa diperbaiki lagi (stagnan). Penyempitan ragam genetik, cerita Nabi Nuh (salah satu cara regenerasi populasi), Hitler menggunakan teori ini untuk ras Arya Jerman, semua ras cacat dihabiskan (Yahudi).

Teori Ketuaan (Aging vs Longevity)
Allah SWT sudah demikian jelasnya mengatakan bahwa umur manusia itu (longevity) telah ditentukan dan apabila telah sampai waktunya tidak dapat ditunda atau dimajukan walaupun hanya satu detik.

Allah SWT memang sangat menyayangi ciptaannya terutama yang beriman.  Tanda-tanda penuaan (aging), seperti misalnya kulit yang berkeriput, rambut yang beruban, kondisi fisik yang mulai melemah, serta  daya ingat yang semakin menurun merupakan peringatan dari Allah SWT bahwa ajal kita semakin dekat.

Jelas dijelaskan dalam Al_Qur’an (umur, mati, jodoh, rejeki) di tangan Allah. Seperti penemuan Gen Aging (umur) pada drosophila, Dokter memvonis umur manusia dari kondisi kesehatannya, Takdir tidak bisa diatur oleh manusia. Transplantasi (bayi tabung). Didalam Al-Qur’an ada beberapa informasi yang harus diterima begitu saja (iman), dan ada beberapa yang dapat dipikirkan lebih lanjut.

Mitokondria pada sel telur, gen-gen pembawa penyakit, seperti hemophilia, ada pada kromosom Y. Pada Heterozigot, 2/3 laki-laki terancam kebotakan sisanya 1/3 pada permpuan

Teori Lebah Madu
Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan (An-Nahl [16]:69). 

Pada Surat An Nahl dijelaskan bagaiman lebah memberi pelajaran bagi manusia. Di dunia lebah ada ratu lebah, ada satu pejantan mengawini sang ratu lalu mati. Ada pula lebah pekerja dan prajurit yang bekerja sesuai dengan tugasnya. Bentuk rumah lebah dibangun untuk ratu lebah berikutnya. Tidak ada dua Ratu Lebah dalam satu rumah. Bila ada Ratu baru maka ia akan berpindah dengan membawa pasukan lebah pekerja dan prajurit. Tugas Ratu hanya makan dan bertelur bereproduksi.

Hikmah Diharamkannya Babi
Dalam penelitian genetika molekuler ternyata gen-gen babi dan juga utaian DNA yang disebut dengan Short Intersperse Nucleotide Elements (SINE)dan Long Interperse Nucleotide Elements (LINE) memiliki kesamaan yang sangat tinggi dengan manusia

Kita menerima semua takdir Alloh apa adanya maka perasaan kita akan ringan.
Hampir 95% gen babi sama dengan manusia (babi matanya mirip manusia, di sirkus tidak pernah ada babi, karena paling sulit diajarkan, babi memiliki putting 12 shg max. anaknya 12, diJerman bisa hg 50 karena dilatih menyusui bergantian. Makan babi serupa dengan kanibal, makan sesama manusia

Stress Protein
Kita juga sering kali diingatkan bahwa sakit itu merupakan bagian dari cobaan yang diberikan oleh Allah SWT, sebaliknya rezeki dan kemewahan yang diberikan oleh Allah SWt juga berupakan cobaan

Seseorang yang tidak pernah stress suatu saat ketika dia stress maka akan mati. Stress ringan bisa memicu prestasi (kompensasi). Mitosis-meiosis terjadi saat stress (memicu mutasi). Contoh di Kampung suatu saat terjadi kebakaran, lalu muncul orang-orang yang gesit memadamkan api padahal di waktu biasa dia adalah orang biasa yang pendiam dsb.

Immunogenetics
Bukankah Al Qur’an dan Hadits telah menyatakan bahwa apabila terjadi suatu wabah penyakit pasti Allah SWT menyediakan obatnya dan obatnya tersebut biasanya  berada di sekitar wabah tersebut. Ayat berikut menegaskan:
 dan apabila aku sakit, Dia (Allah) lah Yang menyembuhkan aku,” (As-Syu’araa’[26]:80).
Kemudian dalam ayat yang lain yang berbunyi:  dan dikatakan (kepadanya): “Siapakah yang dapat menyembuhkan?”, (Al-Qiyaamah[75]:27).

Keragaman dapat memberi daya tahan hidup. Mengaktifkan gen daya tahan hidup. Keadilan yang luar biasa antara anak-anak kota dan anak kampung. Belum ada bukti satupun flu burung dari ayam. Kepanikan yang luar biasa pada flu burung hingga memusnahkan banyak ayam, padahal semua penyakit pasti ada obatnya.

Genetika Tingkah Laku (Behaviour Genetics)
Di Jerman telah berhasil dikembangkan galur babi baru dengan jumlah anak yang dapat mencapai 18 ekor dalam sekali kelahiran. Ketaqwaan bukanlah sesuatu yang dapat diperoleh secara instan, akan tetapi harus melalui proses yang panjang.  Diperlukan latihan yang sangat keras untuk mencapi kedua hal ini.  Latihan yang keras ini merupakan wujud dari cara mengaktifkan gen-gen yang diberikan oleh Allah SWT kepada kita dan yang lebih penting lagi adalah gen ini akan diwariskan pada anak-anak kita. Dalam Islam, pendidikan sudah dimulai sejak dalam kandungan (Pendidikan Pre-natal)

Mensyukuri Nikmat vs Keragaman Genetik
Allah SWT menciptakan manusia tidak akan pernah sama.  Pada kembar identik sekalipun, masih terdapat perbedaan-perbedaan.  Disamping 10.000 gen itu, masih ada banyak lagi untaian DNA yang masih belum diketahui fungsinya.  Sampai saat ini baru sekitar 10% dari total DNA yang dimiliki oleh manusia yang berhasil diidentifikasi fungsinya.  Hal ini berarti sampai akhir zaman pun  tidak akan pernah anda manusia yang sama.
Tidak ada manusia yang diciptakan sama, bahkan untuk kembar identik.

Perkawinan Sekerabat (Inbreeding)
Dalam Al-Qur’an ada larangan menikahi kerabat, karena incest menimbulkan homozigot, lalu memunculkan gen resesif yang menimbulkan cacat.  Pada tahapan selanjutnya, apabila sudah mencapai koefisien inbreeding tertentu (angkanya berbeda untuk setiap makhluk hidup) maka inbreeding akan menurunkan performa seperti misalnya tingkat reproduksi yang menurun,  meningkatkan mortalitas, penurunan produksi dan meningkatkan pemunculan cacat dan abnormalitas.

Peradaban Manusia, Ternak dan Agama
Digambarkan bahwa cara memilih sapi yang baik adalah sapi yang tidak terlalu  tua, berwarna keemasan, bersih, tidak pernah dipekerjakan dan tidak ada cacat.  Cerita yang tercantum di dalam Al Qur’an ini menjadi inti dari teori seleksi modern yang diterapkan pada saat ini.

Rekayasa Genetik dan Teknologi Reproduksi
Dalam cerita Nabi Isa, teknologi yang digunakan oleh Allah SWT jauh lebih canggih, karena Nabi Isa dilahirkan sebagai laki-laki.   Sampai saat ini kemungkinan besar kemajuan teknologi masih belum dapat meniru hal ini.

Rekayasa genetik, Kloning, 750 kali percobaan. Mitokondria,selongsong sel telur, secanggih apapun tidak bisa menciptakan kromosom.

Apapun Ilmu yang kita pelajari tidak pernah bertentangan dengan Al-Qur’an. Nasab itu sangat mempengaruhi, bayi tabung diharamkan kecuali dari sperma dan sel telur pasangan yang sah. Ilmu Al-Qur’an membentengi kita.